PEKALONGAN – Dalam suasana Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan kembali memanen hasil perkebunan berupa kangkung 15 kilogram, terong 12 kilogram, dan pepaya 20 kilogram di area pertanian brandgang rutan, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subsie Bimbingan Kegiatan Suharto Laksono bersama staf, empat warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti pembinaan pertanian, serta peserta Maganghub yang turut terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian di lingkungan rutan.
Suharto Laksono menjelaskan bahwa kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan rutan sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan.
“Selain memberikan keterampilan bercocok tanam kepada WBP, hasil panen ini juga dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur rutan sehingga membantu mengurangi pengadaan bahan makanan dari luar, ” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.
Foto: Hufan
Kontributor: Hufan
Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

Updates.