Kartu Prestasi Santri Tunjukkan Progres Nyata Pembinaan Mengaji WBP Rutan Pekalongan

    Kartu Prestasi Santri Tunjukkan Progres Nyata Pembinaan Mengaji WBP Rutan Pekalongan
    Kartu Prestasi Santri Tunjukkan Progres Nyata Pembinaan Mengaji WBP Rutan Pekalongan

    Kartu Prestasi Santri Tunjukkan Progres Nyata Pembinaan Mengaji WBP Rutan Pekalongan

    Pekalongan — Program pembinaan keagamaan melalui kegiatan belajar mengaji di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus menunjukkan perkembangan positif, Rabu (25/3/202026).

    Implementasi Kartu Prestasi Santri WBP terbukti mampu meningkatkan konsistensi dan capaian belajar warga binaan pemasyarakatan (WBP).

    Kegiatan yang rutin dilaksanakan di Masjid Baabuttaubah ini melibatkan peserta Magang Hub bersama Staf Pelayanan Tahanan, Heru, dalam memberikan pendampingan pembelajaran. Materi yang diberikan meliputi membaca Iqro, Al-Qur’an, serta hafalan surat-surat Juz Amma yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing WBP.

    Sejak diberlakukannya Kartu Prestasi Santri, tercatat peningkatan signifikan pada keaktifan dan capaian belajar WBP. Beberapa WBP yang sebelumnya masih berada pada tahap Iqro kini telah naik ke pembelajaran Al-Qur’an. Selain itu, jumlah hafalan Juz Amma juga mengalami peningkatan, dengan sebagian WBP telah mampu menghafal lebih dari 10 surat pendek secara konsisten.

    Kartu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan, tetapi juga menjadi motivasi bagi WBP untuk terus meningkatkan kemampuan mengaji. Setiap perkembangan dicatat secara berkala, sehingga memudahkan petugas dalam melakukan evaluasi dan pembinaan lanjutan.

    Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menyampaikan, bahwa melihat adanya perubahan yang cukup signifikan, baik dari segi kemampuan membaca Al-Qur’an maupun kedisiplinan WBP dalam mengikuti kegiatan.

    "Kartu Prestasi Santri menjadi instrumen penting untuk memastikan pembinaan berjalan terukur dan berkelanjutan, " ungkapnya.

    Ia menambahkan, Dengan adanya progres yang terpantau secara jelas, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan berbasis evaluasi dan hasil. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran spiritual WBP sebagai bekal kehidupan setelah masa pembinaan.

    Foto: Hufan
    Kontributor: Hufan
    Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

    pekalongan rutan pekalongan pekalongan terkini rutan pekalongan hari ini
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Kabid PK Kanwil Ditjenpas Jateng Pantau...

    Artikel Berikutnya

    Komunitas Heritage Jakarta Telusuri Jejak...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan

    Ikuti Kami