Rutan Pekalongan Terima Wakaf 180 Mushaf Al-Qur’an dari Yayasan Alfatihah Semarang untuk Warga Binaan

    Rutan Pekalongan Terima Wakaf 180 Mushaf Al-Qur’an dari Yayasan Alfatihah Semarang untuk Warga Binaan
    Rutan Pekalongan Terima Wakaf 180 Mushaf Al-Qur’an dari Yayasan Alfatihah Semarang untuk Warga Binaan

    Pekalongan — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan menerima wakaf 180 eksemplar mushaf Al-Qur’an dari Yayasan Alfatihah Semarang dalam rangka Ramadan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, M. Anang Saefulloh, kepada perwakilan warga binaan di Masjid Baabut Taubah Rutan, Sabtu (14/3/2026).

    Dari total bantuan tersebut, sebanyak 120 mushaf diperuntukkan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), sedangkan 60 mushaf lainnya menjadi inventaris Masjid Baabut Taubah guna menunjang kegiatan ibadah selama pembinaan di rutan, termasuk membaca, mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an.

    “Semoga mushaf Al-Qur’an ini dapat dimanfaatkan warga binaan untuk rutin membaca dan mengamalkannya, sehingga menjadi bekal kebaikan saat kembali ke masyarakat, ” ujar M. Anang Saefulloh.

    Rutan Kelas IIA Pekalongan juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Alfatihah Semarang atas kepedulian dan dukungan terhadap program pembinaan keagamaan bagi warga binaan. 

    Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan spiritual sekaligus membentuk karakter warga binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

    Foto: Taufiq 
    Kontributor: Hufan
    Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

    pekalongan rutan pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Momentum Ramadan, Rutan Pekalongan Salurkan...

    Artikel Berikutnya

    Sambut HBP ke-62, Rutan Pekalongan Gelar...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami