PEKALONGAN – Program Bimbingan Kegiatan (Bimgiat) Rutan Kelas IIA Pekalongan terus mengoptimalkan pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan praktik potong rambut yang dilaksanakan di area Bimbingan Kegiatan, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh satu orang WBP yang telah memiliki keterampilan tata rambut. Dalam praktiknya, WBP memberikan layanan potong rambut kepada sesama WBP maupun petugas dengan tarif Rp8.000 per layanan sebagai sarana latihan nyata sekaligus peningkatan kualitas pelayanan. Program ini telah berjalan rutin setiap Senin hingga Sabtu pukul 09.00–11.30 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, WBP mempraktikkan persiapan alat, penerapan standar kebersihan dan keselamatan kerja, hingga teknik potong rambut yang rapi dan higienis dengan pendampingan langsung dari Staf Bimbingan Kegiatan, Didiek Ardianto.
Didiek menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi WBP untuk menjaga dan meningkatkan keterampilan yang telah dimiliki.
“Melalui latihan rutin ini, kami ingin memastikan kemampuan WBP terus berkembang sehingga dapat menjadi bekal usaha yang nyata setelah mereka kembali ke masyarakat, ” ujarnya.
Adapun keuntungan dari layanan potong rambut tersebut dialokasikan untuk premi bagi WBP yang menjalankan kegiatan, pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta pengembangan usaha lebih lanjut dan dukungan program lain pada subseksi bimbingan kegiatan.
Melalui program Bimgiat, Rutan Pekalongan berkomitmen terus mengembangkan potensi dan keahlian WBP agar siap kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.
Foto: Hufan
Kontributor: Hufan
Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

Updates.