Rutan Pekalongan Gelar Sidang TPP Bahas Hak Integrasi dan Pengangkatan Tamping

    Rutan Pekalongan Gelar Sidang TPP Bahas Hak Integrasi dan Pengangkatan Tamping
    Rutan Pekalongan Gelar Sidang TPP Bahas Hak Integrasi dan Pengangkatan Tamping

    Pekalongan - Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Pekalongan menyelenggarakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Aula Rutan, Rabu (24/12/2025). Sidang TPP dipimpin oleh Kasubsie Pelayanan Tahanan, Anang Saefulloh selaku Ketua TPP, serta dihadiri lengkap oleh seluruh anggota TPP dan peserta Maganghub.

    Agenda pertama sidang membahas pengusulan Hak Integrasi berupa Cuti Bersyarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat (PB) bagi empat orang narapidana. Masing-masing WBP dinilai berdasarkan kelengkapan administrasi, perilaku, serta keaktifan mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

    Selanjutnya, sidang dilanjutkan dengan agenda pengangkatan tamping dan pekerja yang diikuti oleh sepuluh orang narapidana.

    "Penilaian difokuskan pada sikap, tanggung jawab, dan kesiapan WBP untuk membantu kegiatan operasional serta pembinaan di dalam Rutan." jelas Anang.

    Melalui sidang TPP ini, Rutan Pekalongan menegaskan komitmennya untuk menjalankan pembinaan yang objektif, transparan, dan berorientasi pada perubahan perilaku positif warga binaan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta Maganghub tentang proses pemasyarakatan.

    Foto: Farkha
    Kontributor: Anam
    Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

    pekalongan terkini rutan pekalongan sidang tpp tamping rutan pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Natal Tetap Buka, WBP Rutan Pekalongan Terima...

    Artikel Berikutnya

    Layanan Spesial Natal, Rutan Pekalongan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami